Journal / Gimana Cara Mulai Jadi Pekerja Lepas?

Journal

/ Gimana Cara Mulai Jadi Pekerja Lepas?

11
Feb

DSC00036

Hai #SobatAntologi

Menjadi pekerja lepas mungkin adalah impian dari beberapa orang. Tapi, bagaimana cara memulainya juga jadi pertanyaan besar dan kadang bikin malas juga takut memulai. Kali ini akan dibahas tips-tips untuk mulai jadi pekerja lepas.

 

  1. Alasan Menjadi Pekerja Lepas

Sebelum kamu memulai, kamu harus mencari dulu nih alasan yang tepat kenapa kamu mau jadi pekerja lepas. Beberapa alasan yang salah untuk menjadi pekerja lepas adalah karena anggapan bahwa pekerjaan ini populer, keren, dan akan menghasilkan banyak uang. Jangan berpikir bahwa kamu dapat dengan mudah mengubah passion kamu jadi mata pencaharian yang menguntungkan. Pun jangan memilih pekerja lepas karena berpikir kamu akan menjalani kehidupan nomad yang menyenangkan. 

Alasan kenapa menjadi pekerja lepas bisa sesederhana karena kamu mau menghindari ribetnya berkomuter atau kamu ingin memiliki waktu yang lebih banyak bersama keluarga. Punya tujuan yang realistis juga akan banyak membantu kamu untuk bisa mencapai keinginan kamu. Definisikan dan tuliskan alasan kenapa kamu mau jadi pekerja lepas. Setelah itu buat juga rencana jangka pendek dan jangka panjang yang realistis. Kamu harus punya rencana yang matang sebelum menjadi seorang pekerja lepas.

 

  1. Cari Klien Pertama

Sebelum mencari klien, kamu harus punya gambaran mengenai tipe ideal klien macam apa yang akan bekerja sama denganmu. Meski kamu tidak akan langsung dapat klien, setidaknya kamu sudah punya gambaran jelas mengenai target klienmu. Banyak juga yang kemudian akan menyarankan kamu untuk mencari pekerjaan melalui situs-situs pekerja lepas. Melalui situs seperti Upwork atau Fivver, tentu kamu akan menemukan banyak jenis pekerjaan. Tapi, kelemahannya adalah kamu akan punya banyak saingan karena situs tersebut terbuka untuk semua orang di seluruh dunia.

 

Sebelum mencoba situs-situs tersebut, coba deh untuk mencari klien lokal dari daerah atau lingkungan sekitarmu. Tanyakan pada keluarga, teman, kawan sekolah, rekan kerja terdahulu, atau kolega lain yang sekiranya membutuhkan jasamu. Mendapatkan klien di komunitas lokal akan membantu membuat koneksi personal yang nantinya akan baik untuk perkembangan karirmu. Selain itu komunikasi kamu dengan klien akan semakin mudah karena kalian bisa bertemu secara langsung, membangun kepercayaan padamu, juga kamu tidak perlu kompetisi yang lebih berkompetisi dengan banyak orang. Setelah dapat klien pertama, fokuslah pada mengembangkan pengalaman kamu dibandingkan dengan berapa banyak uang yang akan kamu dapatkan. Dengan pengalaman yang banyak tentu akan semakin banyak uang yang kamu hasilkan.

 

  1. Kerja Gratis

Jika ada yang menawarkan kamu untuk melakukan pekerjaan gratis demi mendapat pengalaman. Maka, tolaklah dengan sopan penawaran tersebut. Saran penting saat kamu menjadi pekerja lepas adalah jangan pernah bekerja secara cuma-cuma. Dibandingkan dengan bekerja gratis, kamu harus mulai dengan memberikan tarif yang murah untuk jasamu. Setidaknya dengan cara ini kamu bisa mendapatkan uang juga pengalaman yang setara. Saran lainnya adalah ketahuilah batas kemampuanmu. Jangan mengambil pekerjaan yang tidak bisa kamu lakukan atau bukan keahlianmu. Jujur dan jelaskan kemampuan juga pengalamanmu. Beberapa perusahaan tidak memiliki anggaran yang besar untuk dapat mempekerjakan pekerja lepas profesional sehingga mereka cenderung akan mencari pekerja lepas yang minim pengalaman. Setelah dapat pengalaman, kamu akan jadi lebih pede dan dapat mulai memberikan nilai lebih pada pekerjaanmu. Ditambah lagi, kamu jadi bisa menaikkan tarifmu.

 

  1. Mulai dari yang Kecil

Kali pertama mulai jadi pekerja lepas penuh waktu, kamu perlu mengandalkan segala macam koneksi yang kamu miliki sebelumnya. Juga, kamu perlu mulai dari proyek-proyek kecil karena kamu akan butuh sedikit waktu untuk membangun dasar koneksi klien kamu. Kalau kamu pernah bekerja atau masih bekerja, serap sebanyak mungkin ilmu dari tempat kerjamu. Terutama bagaimana proses manajemen proyek juga bagaimana berkomunikasi dengan klien dan orang-orang di lingkungan tersebut. Serap sebanyak mungkin ilmu yang kamu rasa akan dapat membantu kamu jadi pekerja lepas.

 

Saat kamu memulai, ambil pekerjaan kecil pada satu waktu. Selain sebagai sarana kamu belajar meskipun akan memakan waktu, klien akan senang dengan jasa dan harga yang kamu tawarkan. Ketika kamu sudah selesai, kamu bisa ambil pekerjaan lain yang membutuhkan waktu lebih cepat atau lebih menantang dari yang sebelumnya. Nah, kamu akan semakin pede saat mengerjakan proyek yang baru dan tentu tidak akan terasa kamu sudah menyelesaikan banyak proyek.

 

  1. Bangun Reputasi dan Hubungan Baik

Tips nomor wahid ketika kamu memutuskan untuk jadi pekerja lepas adalah dengan memulai dan mempertahankan hubungan baik dengan siapapun. Tidak dipungkiri bahwa melalui teman atau kolega kamu nantinya akan dapat banyak proyek baru atau kenalan baru. Dengan menjaga hubungan baik dan memiliki reputasi yang baik, kemungkinan kamu untuk mendapatkan rekomendasi akan semakin besar. Jangan abaikan promosi dari mulut ke mulut, karena kata-kata baik tentang pekerjaanmu adalah salah satu cara paling efektif supaya kamu bisa dipercaya. Nah, untuk bisa menjaga reputasimu, mulai dengan berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik untuk proyek yang kamu kerjakan. Kalau kamu benar-benar peduli pada pekerjaan yang diberikan klien maka mereka juga akan menyadari semua usahamu dan memberikan timbal balik berupa loyalitas dan referal.

 

Disadur dari The Right Way to Start Freelancing: No Gigs Sites, No Free Work, No Drowning, No Shit! oleh Benek Lisefski via https://medium.com/swlh/the-right-way-to-start-freelancing-5f95861dec0

Kredit foto @socialkreatif

Antologi Collaboractive Space

Tawangsari CT II, Gang Gayamsari II No. 9C, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284

© Antologi Collaboractive Space 2019

© Antologi Collaboractive Space 2019

chat-quick-action